Kamis, 24 Oktober 2013

Alam Juga Merasakan

   Aku terbaring di halaman rumah. Menatap lepas lautan awan yang ada di atasku. Memandang semu segerombolan awan yang berdesakkan. Ku pejamkan mataku, merasakan semilir angin malam yang membelai lembut tubuhku. Desahan angin malam, seakan-akan meniupkan namamu. Aku terperanjat, kemudian aku menatap lautan awan itu lagi. Aku makin terkejut ketika segerombolan awan tadi dengan tiba-tiba membentuk wajahmu. Wajah itu, wajah yang selalu membuatku bahagia.
   Gemerlap bintang di atas, serupa kilau auramu. Bulan sabitpun seakan melengkungkan senyummu. Aku tersenyum menatap lautan wajahmu di langit lepas. Tiba-tiba aku teringat sesuatu. Ku lihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tanganku.
"Gawat, aku ada janji sama Aldo."
   Dengan segera aku terbangun. Aku berlari dengan cepat. Gemercik air hujan mulai berjatuhan. Aku terus berlari, tak peduli dengan air hujan yang perlahan kini mulai membasahi tubuhku. Air mata ini dengan tiba-tiba saja menetes.
"Aneh," batinku sambil menyeka air mata.
"Semoga aku gak telat."
   Aku terus saja berlari, hingga akhirnya aku sampai di lokasi yang sudah di janjikan. Ku lihat Aldo berdiri tegap dengan tampannya. Ia melambaikan tangannya dan melemparkan senyum termanisnya padaku. Akupun membalas lambaian tangannya itu. Aku tersenyum lega. Ternyata aku tidak terlambat.
   Aku menoleh ke kanan dan kiriku untuk menyeberangi jalan raya ini. Ketika ku rasa jalan agak lenggang aku berlari, mendekat menghampiri Aldo. Namun apa yang aku dapati? Tempat ini kosong, sepi. Padahal tadi jelas-jelas aku melihat Aldo ada di sini. Melambaikan tangan dan tersenyum manis padaku.
   Tiba-tiba hujan turun lebih deras, seakan-akan alam juga merasakan apa yang aku rasakan. Ku rasa aku mulai rindu akan hadirnya Aldo di sini, di sampingku. Dengan segera aku tersadar, bahwa Aldo tak akan bisa kembali lagi di sini, di dunia ini. Ia sudah pergi jauh, jauh dari muka bumi ini. Aku tersungkur, menangis. Merasakan pedihnya rasa rindu yang tak tersalurkan ini.
"Aldo, aku kangen kamu. Happy anniversary," desahku lirih.

Senin, 21 Oktober 2013

DIAPINSAT SMSR Yogyakarta, 12-13 Oktober 2013

Tanggal 12-13 Oktober 2013 kemaren, Pramuka SMSR Yogyakarta ngadain acara "DIAPINSAT (Gladhian Kepemimpinan Satuan)". Diacara diapinsat ini pembina pramuka dibantu kakak alumni SMSR Yogyakarta yang udah purna dari dewan ambalannya SMSR Yogyakarta. Sebenernya pesertanya sih terdiri dari kelas X (perwakilan 5 ambalan), kelas XI dan XII (dewan ambalan). Tapi dari sekian banyak daftar nama yang ditulis (sekitaran 26 orang lebih) yang berangkat buat ikut kegiatan cuman ada 16 orang. Hmmm, mau sedikit atau banyak orang yang ikut, acaranya tetep lancar kok. Bahkan kekeluargaannyapun dapet banget. Capek iya, seneng iya, dapet ilmu baru lagi. Pokoknya DIAPINSAT SMSR Yogyakarta tahun ini seru abis!!! :D

Ken dan Laila lagi bikin bifak


Aku, Mas Isal dan Tiara sibuk sendiri-sendiri

Mega sama Vivi lagi bikin simpul


Mas Bolang lagi ngerekan temen-temen bikin bifak

Materi di dalam ruangan

Materi di dalam ruangan juga

Sarapan dulu aahhh.. Kelompoknya Devi, Rizki, Naomi, Ahabba

Masak sambil narsis boleh kali yaa?? Kelompoknya Maulana, Mauluna, Galuh dan Elma

Sebelum makan, narsis dulu yookk!! Kelompoknya Ken, Mega, Ikhsan, Vivi dan Laila. Eh ada Mas Bo sama Mas Us juga lhoo

Lapaaaarrrr.. Galuh, Elma, Maulana dan Mauluna

Mas Dhebut bernyanyi

Maulana ngantuk nih kayaknya

Mas Dhebut dan api unggun

Mas Adit dan api unggun

Mas Adit dan api unggun

Mas Dhebut dan api unggun
Pada bingung mau perfom apa. Devi, Naomi, Rizki, Ahabba
Perfomnya Ikhsan barengan Mauluna
"Nyengir duluuu," Naomi said
Perfom pertama
Dan ternyata pada ketagihan, akhirnya perfom lagu ke-2
Mas Dhebut
Bagi makan dulu sebelum renungan
Makan dulu ah sebelum renungan. Biar gak lapeerr..

Makan malem, jam setengan 12 malem.

Lagi makan, tapi tetep narsis dong.
Mas Usmanto bernyanyi
Renungan, tapi kok ngantuk banget yaa??
Udah kenyang, minum dulu yaa..
Renungan malam
Perfomnya Pak Pradana dan Bu Pradani
Elma sama Ken, lagi pada ngegames
"Ayoo Naomiii," teriak Devi
Rizki vs Mas Isal
Tiara lagi ngarahin Vivi menuju jalan yang benar (?)
Galuh semangat!
Kumpul setelah ngegames, sebelum pulang.